Tag: JavaScript

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript – Saat ini, ada banyak situs website yang dikembangkan secara menarik agar bisa memiliki banyak pengunjung dalam website tersebut. Umumnya, website tersebut dibuat dengan menggunakan konten dinamis. Apa yang dimaksud dengan konten dinamis? Secara umum, konten dinamis adalah fitur yang membuat website tersebut bisa bergerak tanpa harus reload. Sehingga, para pengunjung website bisa menikmati konten yang ada di website tersebut. Untuk bisa membuat konten dinamis dalam sebuah website, programmer harus menggunakan bahasa pemrograman yang dikenal dengan nama JavaScript. Bahasa pemrograman ini telah banyak digunakan oleh berbagai developer untuk mengembangkan website dan aplikasi mereka. Oleh karena itu, keberadaan bahasa pemrograman JavaScript sangat dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah website.

Secara umum, JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman yang secara khusus digunakan untuk membuat sebuah website memiliki konten dinamis. Dengan memiliki konten dinamis, maka sebuah website akan lebih menarik banyak pengunjung. JavaScript telah cukup lama dikembangkan menjadi sebuah bahasa pemrograman. Selain itu, JavaScript juga memiliki banyak aplikasi dan bisa dipadukan dengan teknologi lainnya. Lantas, bagaimana cara kerja dari bahasa pemrograman JavaScript?

Secara umum, cara kerja dari program JavaScriptoo dapat dibagi menjadi dua macam yaitu cara kerja dari sisi client dan cara kerja dari sisi server. Lantas, apakah perbedaannya? Cara kerja JavaScript dari sisi client dapat dimulai dengan membuat kode JavaScript yang dibutuhkan dalam satu halaman yang sama. Jika kode JavaScript yang dibuat benar, maka kode tersebut bisa berjalan secara otomatis. Oleh karena itu, programmer harus mengecek akurasi dari kode JavaScript yang dibuat. Cara lain untuk membuat kode bahasa pemrograman adalah dengan membuat kode tersebut secara terpisah. File kode tersebut harus disimpan dalam bentuk file .js yang nantinya akan digabungkan dengan HTML. Cara kerja JavaScript dari sisi klien sangat tergantung dengan jenis browser yang digunakan. Jika browser klien mendukung JavaScript yang dibuat, maka tampilan website akan sesuai dengan kode yang telah dibuat. Akan tetapi, jika browser dari klien tidak mendukung JavaScript yang dibuat, maka tampilan website juga akan berbeda.

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript

Sementara itu, cara kerja JavaScript dari sisi server memang sedikit lebih kompleks dibandingkan dengan cara kerja JavaScript sisi klien. JavaScript menggunakan sistem non-blocking yang memungkinkan program untuk terus berlanjut dari satu perintah ke perintah yang lain. Beberapa proses bisa dijalankan bersamaan jika proses yang selanjutnya tidak mempunyai output. Kelebihan dari sistem non-blocking ini adalah pengolahan data bisa dilakukan secara lebih efektif. Sehingga, website yang dikelola dengan menggunakan JavaScript menjadi lebih menarik.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan JavaScript?

Sekarang ini, ada banyak programmer yang menggunakan JavaScript sebagai bahasa pemrograman website maupun aplikasi yang dibuat. Hal ini dikarenakan berbagai macam kelebihan yang dimiliki oleh JavaScript. Salah satu kelebihan dari penggunaan JavaScript adalah bahasa pemrograman yang tergolong sederhana sehingga bisa mudah untuk dipelajari. Hal ini tentu menguntungkan bagi programmer pemula yang ingin membuat konten website menarik dengan bahasa pemrograman yang relatif sederhana. Kelebihan yang kedua jari JavaScript adalah menurunkan beban server saat operasi website. Hal ini dikarenakan browser klien akan secara otomatis mengunduh script yang sudah dibuat. Sedangkan server menggunakan sistem non-blocking yang lebih otomatis. Kelebihan lainnya adalah JavaScript lebih fleksibel untuk digunakan pada aplikasi maupun website. Bahkan JavaScript juga bisa digunakan untuk membuat game dengan basis browser.

Apa yang Dimaksud dengan JavaScript?

 

Apa yang Dimaksud dengan JavaScrip

Apa yang Dimaksud dengan JavaScript? – Saat ini, bidang teknologi informasi menjadi salah satu bidang yang paling berkembang pesat. Hal ini dikarenakan banyaknya ahli di bidang teknologi informasi memperbarui sistem yang sudah ada dan menyempurnakan sistem tersebut sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam hal. Hasilnya aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat menjadi lebih mudah dilakukan. Salah satu aspek dari bidang teknologi yang berkembang pesat adalah pemrograman pada komputer dan internet. Pemrograman komputer dan internet dapat membantu masyarakat dalam menyimpan data maupun mengolah data. Oleh karena itu, perkembangan teknologi informasi terutama dalam bidang pemrograman komputer sangatlah penting. Untuk bisa membuat sebuah program komputer yang dapat berjalan dengan baik, keberadaan bahasa pemrograman sangatlah penting. Secara umum, bahasa pemrograman komputer disebut dengan Javascript. Apa itu JavaScript?

JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman komputer yang digunakan pada sebuah situs website. Tujuan utama dari JavaScript adalah konten yang ada pada website tersebut bisa dijalankan secara dinamis. Kata dinamis berarti konten yang dibuat dapat berubah secara otomatis dalam satu halaman tanpa perlu dimuat ulang. Sebagai contoh ketika seseorang menekan tombol love pada media sosial. Maka tindakan tersebut akan memunculkan pergerakan dinamis dari konten tersebut. Pada awalnya, JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman komputer yang hanya bisa bekerja pada sisi klien saja. Akan tetapi, saat ini JavaScript dapat bekerja dengan dua sisi.

Lantas apa saja fungsi dari JavaScript pada bahasa pemrograman komputer? JavaScript yang diterapkan sebagai bagian bahasa pemrograman komputer memiliki berbagai macam fungsi. Salah satunya adalah menjadikan website yang dibuat menjadi lebih menarik. Hal ini dikarenakan website menjadi lebih dinamis atau bergerak. Sebuah konten website yang bisa bergerak secara otomatis tentu akan menjadi lebih menarik. Sehingga, banyak orang yang akan lebih sering mengunjungi website tersebut. Fungsi yang lain dari JavaScript adalah untuk membuat aplikasi mobile yang lebih adaptif di semua sistem. JavaScript dapat diterapkan dalam sebuah mobile API dengan tujuan pembuatan aplikasi mobile. Selain itu, banyak ahli teknologi informasi yang membuat aplikasi dalam dua sistem operasi seperti Android dan iOS. Mereka memanfaatkan adanya framework JavaScript yang didesain khusus untuk aplikasi mobile.

Apa yang Dimaksud dengan JavaScript

Fungsi lain dari JavaScript adalah untuk mengembangkan game yang memiliki basis di web browser. Sebuah game tentu membutuhkan konten dinamis yang bergerak terus menerus tanpa harus reload. Dengan menggunakan JavaScript, sebuah game yang memiliki basis di web browser dapat dibuat. Umumnya, game tersebut merupakan sebuah game online sehingga perlu adanya jaringan internet untuk bisa menjalankan game tersebut. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat game berbasis browser dengan menggunakan JavaScript. Salah satunya adalah JavaScript harus dikombinasikan dengan menggunakan HTML5. Hal ini dilakukan agar game berbasis browser tersebut dapat menjadi lebih menarik. Selain itu, game berbasis browser dengan JavaScript bisa menambahkan Framework JavaScript yang memang didesain khusus untuk game. Dengan menggunakan framework tersebut, game yang dibuat akan menjadi lebih menarik.

Baca juga : Mengenal Tentang Pemrograman JavaScript Untuk Pemula

Mengingat pentingnya fungsi dan peranan JavaScript, tentunya seseorang yang ingin membuat sebuah konten website dengan gaya yang dinamis perlu memahami bahasa pemrograman JavaScript tersebut. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti belajar bahasa pemrograman JavaScript mulai dari yang sederhana. Ada banyak tutorial tentang bahasa pemrograman JavaScript yang bisa diikuti untuk latihan.

Mengenal Tentang Pemrograman JavaScript Untuk Pemula

Mengenal Tentang Pemrograman JavaScript Untuk Pemula

Mengenal Tentang Pemrograman JavaScript Untuk Pemula – Keluar masuk di dunia internet pasti membuat Anda semakin bertanya – tanya tentang pemrograman JavaScript. Sebab bahasa pemrograman itu selalu muncul di berbagai situs. Dan terlintas di pikiran tentang arti yang sebenarnya. Semua programmer Website pasti tidak asing lagi dengan istilah yang satu ini. Namun bagaimana dengan para pemula yang baru terjun pada dunia maya?

Secara garis besar, JavaScript selalu digunakan oleh para programmer untuk meringankan beban kerja mereka. Sehingga target dan rencana yang mereka harapkan pun memberikan hasil maksimal. Nantinya program yang mereka bangun bakal semakin tumbuh dan berkembang di hari – hari berikutnya. Namun Anda tidak perlu khawatir jika ingin mengetahui lebih dalam tentang istilah tersebut. Karena berikut telah kami rangkumkan informasi lengkapnya.

  • Definisi JavaScript

Beberapa programmer ternama pun memberikan definisi yang berbeda tentang JavaScript. Namun secara umum, istilah tersebut merupakan bahasa pemrograman untuk membangun hingga mengembangkan potensi situs agar terlebih lebih interaktif dan dinamis. Sebelumnya pernah muncul istilah CSS dan HTML yang beredar di setiap blog atau website. Namun dengan kemunculan JavaScript, maka hal itu bisa berfungsi untuk membuat game, tools bahkan mungkin aplikasi pada situs utama.

Masalah teknis pembuatan, JavaScript biasa dikenal dengan singkatan JS. Dimana istilah tersebut mengadopsi pemrograman serupa interpreter. Nantinya para pengembang blog atau situs tidak membutuhkan complier pada saat menerapkannya. Terdapat berbagai macam fitur terbaik yang berorientasi seperti loosely typed, high-level programming hingga client-side.

  • Awal Mula JavaScript

JavaScriptoo memang tidak langsung muncul di era millennial. Bahasa pemrograman itu diciptakan oleh desainer ternama dan karyawan Netscape Brendan Eich pada tahun 1994. Penamaan JavaScript berawal dari LiveScript, Mona dan Mocha. Namun pada akhirnya Ia pun merubah menjadi JavaScript.

Umumnya, istilah JS selalu menjadi bagian penting bagi Netscape lantaran selalu memberikan hasil terbaik dalam membangun situs. Dan pada tahun 1996, JavaScript berubah nama menjadi ECMAScript. Kemudian muncul ECMAScript 2 yang lahir di tahun 1998. Setelah itu muncul istilah baru berupa ECMAScript 3 di tahun berikutnya. Berikutnya JavaScript atau JS resmi dikenal secara luas sejak tahun 2016. Tidak heran jika hingga kini istilah tersebut semakin merajai dunia lantaran selalu memudahkan program kerja para programmer.

Mengenal Tentang Pemrograman JavaScript Untuk Pemula

  • Perkembangan JavaScript

JavaScript telah menyulap dunia internet sebagai bahasa pemrograman yang paling terkenal dan populer. Apa sebabnya? Tercatat bahwa pada tahun 2016, lebih dari 92 % pengembang situs menghasilkan JS. Terlebih pada tahun 2020. Penggunaan program mereka diprakarsai oleh JS. Sejumlah perusahaan dunia pun telah mengimplementasikan JS menjadi salah satu bahasa program terbaik yang pernah ada. Tercatat bahwa Github menjadi saksi dimana JS semakin berkembang pesat dan merupakan pilihan utama semua programmer.

Bisa kita lihat yang terjadi pada Google, Medium, Trello, Linkedin hingga Facebook. Mereka telah menggunakan JavaScript untuk memberikan yang terbaik bagi para peselancar internet. Berbagai developer ternama pun kerap bersaing untuk mengenal lebih dekat tentang bahasa pemrograman tersebut.

Baca juga : 5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

Berdasarkan fungsinya, JavaScript tak hanya mampu menjadikan situs utama lebih atraktif dan dinamis. Akan tetapi proses pengoperasiannya yang begitu mudah telah menyulap semua programmer menceraikan bahasa pemrograman lain. Pada hakikatnya, JS berfungsi dalam mengelola Front End dan Back End. Keunggulan itulah yang mewajibkan kalangan programmer dan pengembang situs lebih tertarik untuk mengabadikannya hingga detik ini.

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java – Pernahkah Anda mendengar tentang istilah Java sebelumnya? Yah, Java merupakan bahasa pemrograman yang muncul pada tahun 1990 dan dikembangkan oleh insinyur Sun, James Gosling. Java dikenal sebagai program yang mampu mengolah pengoperasian peralatan pintar. Akan tetapi era baru telah memunculkan rilis terbaru seperti JavaScript. Kehadiran JS semakin meyakinkan para programmer untuk memamerkan berbagai macam keahliannya.

Selama ini dunia internet telah mengupas secara dalam tentang peluncuran Java dan JavaScript. Akan tetapi tidak semua pecinta website hingga programmer ternama masih belum mengenal lebih luas tentang keduanya. Beberapa tahun lalu, berbagai pengembang website mulai mencari cara untuk bisa membangun situs utamanya menjadi lebih interaktif dan dinamis. Sehingga mereka lebih mengutamakan penggunaan bahasa pemrograman JavaScript.

Kira – kira seperti apa keunggulan JavaScript dan Java? Dimana kedua bahasa pemrograman itu sering membingungkan para programmer dalam memulai pekerjaan. Nah informasi berikut ini akan membahas secara tuntas 5 perbedaan antara keduanya, antara lain;

1. Aplikasi
Salah satu hal yang membedakan antara JavaScript dan Java yaitu bisa dilihat dari aplikasi yang berjalan. Dulunya Java selalu bergerak di bidang aplikasi Mobile. Di saat itu terdapat beberapa jenis game hingga aplikasi yang terlihat menarik dan menyita sejumlah kalangan. Sementara JavaScript merupakan program yang bergerak di bidang komputerisasi, lebih tepatnya pada website atau situs. Dalam sejarahnya, JS hanya berfungsi sebagai Front-End. Namun kini JS berguna sebagai penggerak Back-End di setiap situs.

2. Kompilasi
Perbedaan yang lainnya yaitu Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dapat diketahui pada saat kompilasi. Dimana compiled language yang dimilikinya berbagai perubahan yang memerlukan banyak proses sejak tahap awal. Tentu saja hal tersebut tampak mengesankan para programmer. Sedangkan JavaScript merupakan bahasa Script. Pemrograman JS bisa dilihat ketika memasuki masa runtime. Sehingga para programmer tidak perlu menunggu masa kompilasi untuk melakukan eksekusi kode program.

Baca juga : Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui

3. Eksekusi
Proses eksekusi yang terdapat pada Java hanya bisa dilakukan menggunakan Java Virtual Machine (JVM). Kemudian para pengembang website bisa mengetahui hasil yang diberikan. Beda halnya dengan JavaScript, pemrograman ini tidak perlu menggunakan JVM, melainkan web browser. Uniknya lagi, berbagai macam web browser bisa melihat secara jelas semua pengecekan yang berlangsung pada JS. Sehingga hal ini memperlancar agenda kerja para programmer.

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

4. Penulisan
Pada aturan penulisan, Java dinilai lebih rumit. Karena setiap pengembang atau programmer harus benar – benar mahir dalam mencerna kode program. Salah sedikit saja, maka hasil yang mereka tampilkan tidak berbuah maksimal. Sedangkan aturan penulisan pada JavaScript dinyatakan lebih sederhana dan mudah. Para pemula bisa mempelajari hal tersebut tanpa memerlukan wejangan para ahli. Jadi mereka cukup menguasai Object Oriented Programming (OOT).

5. Skalabilitas
Dari sisi skalabilitas, Java bisa jadi lebih unggul dalam segalanya. Menariknya, Java memiliki berbagai pekerjaan penting pada kapasitas yang sama. Dimana istilah tersebut dikenal sebagai “Multi Thread”. Sehingga faktor untuk mengembangkan website semakin maju. Lain halnya dengan JavaScript, bahasa pemrograman ini cukup menjalankan satu pekerjaan pada satu memory yang disebut sebagai “Single Thread”. Sehingga tingkat idealnya masih kurang memadai.

Kesimpulan
Javascriptoo – Jika ditarik kesimpulannya, JavaScript dan Java memang sangat berbeda. Sebab masa kejayaan Java telah muncul sejak lama. Namun JavaScript telah banyak digunakan oleh para programmer untuk menghasilkan sejumlah tampilan, fitur, aplikasi, game dan lain sebagainya.

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui – Sudah menjadi fakta apabila program JavaScript sering digunakan oleh kalangan developer hingga programmer. Pada awalnya, mereka hanya berkutat dengan Java. Di saat itu, program tersebut tidak memiliki berbagai macam fitur yang memungkinkan pengembang website mendapatkan jaminan untuk terus berkarya. Di era modern, JS telah muncul untuk memastikan semua agenda pemrograman berjalan lancar.

Sangat banyak sekali kelebihan yang dimiliki program JavaScript bagi setiap programmer dan juga para pengembang situs. Nantinya mereka pun bisa mengitari tampilan situs yang awalnya tidak dinamis menjadi lebih proporsional. Saat itulah website yang dibangun semakin berkembang secara luas. JS memiliki beberapa kelebihan yang patut diketahui. Dan uraian di bawah ini akan coba untuk membeberkan semuanya, antara lain;

1. Sangat Fleksibel
Kelebihan yang paling utama yaitu JavaScript sangat fleksibel pada saat digunakan. Dulunya program tersebut hanya bisa diakses oleh para Client (Browser). Akan tetapi sejak kemunculan Node.js, maka JavaScript bisa digunakan bagi semua pihak. Alhasil Anda pun berkesempatan besar untuk menjadi pengembang Game, IoT, Mobile, Desktop Program, Console, Back-End (Server) dan lain sebagainya. Karena tingkat fleksibilitas program tersebut memungkinkan para pengguna untuk tetap memberikan berbagai macam inspirasi.

2. Mudah Dioperasikan
Berbagai bahasa pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi. Namun mempelajari JavaScript tidak perlu menghabiskan waktu lama. Kalangan programmer pemula saja bisa langsung mahir karena bahasa program tersebut sangat mudah dioperasikan. JS tidak memerlukan skill yang matang dan pengalaman yang banyak. Namun dibutuhkan keseriusan tingkat tinggi agar bisa menguasainya dengan cepat dan praktis. Dalam tahap awal, programmer hanya perlu bermain – main semua istilah. Nantinya pun mereka akan mendalami bagaimana cara penggunaannya secara benar.

Baca juga : 3 Model Pembelajaran JavaScript

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui 2

3. Dinamis dan Interaktif
Dalam dunia pemrograman, JavaScript telah menjadi salah satu bahasan pemrograman yang sangat dinamis dan interaktif. Hal tersebutlah yang mampu menggugah para seniman komputer untuk mengembangkan keahliannya. Beberapa tahun silam, website basisnya masih belum dikenali atau tidak memiliki kepastian. Jadi setiap Client sangat terbatas dalam melakukan penelusuran. Namun di era modern, tingkat statis pada Browser tersebut semakin memudahkan semua kalangan untuk tetap menggerakkan pemrograman tanpa batas.

4. Berkeuntungan Besar
Semua programmer memiliki cita – cita menjadi seorang Startup. Selain memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi terhadap JavaScript, mereka pun akan diganjar dengan gaji yang menggiurkan. Banyak perusahaan yang mencari Startup paling handal dan profesional. Faktanya, JS termasuk pemberi gaji keempat sejak tahun 2018. Diketahui bahwa di tahun itu pemasukan para developer Google yang didapatkan adalah 105,514 Dollar AS. Dan tentunya semakin tinggi level pemrograman, maka semakin besar keuntungan yang diraih.

5. Komunitas Terjamin
Dan kelebihan program JavaScript lainnya yaitu memiliki komunitas yang sangat terjamin. Tak heran jika dari tahun ke tahun telah muncul jutaan developer profesional. Banyak komunitas yang selalu terjun langsung dalam memajukan website. Bisa kita lihat yang sering terjadi pada saat website mengalami Bug, Lag dan lain – lain. Memanfaatkan komunitas atau grup akan memudahkan untuk menemukan solusi terbaik. Di satu sisi, jual beli pikiran pun juga akan tersaji. Sehingga masa depan programmer jadi lebih menjanjikan.

Javascriptoo – Kelima kelebihan program JavaScript tadi sudah cukup meyakinkan para programmer untuk terus meningkatkan keahlian yang dimilikinya. Bukan tidak mungkin jika akan datang keuntungan lain apabila menguasai bahasa program tersebut.

3 Model Pembelajaran JavaScript

3 Model Pembelajaran JavaScript

3 Model Pembelajaran JavaScript – Bahasa pemrograman JavaScript telah menjadi viral sejak beberapa programmer meninggalkan Java. Karena keunggulan Java hanya berkutat pada Mobile saja. Sementara JS bisa mencakup semuanya. Apalagi saat ini banyak kalangan yang gemar menggunakan komputer dengan media utamanya. Jadi Anda bisa mendapatkan yang terbaik ketika memilih JavaScript sebagai bahasa pemrograman.

Dalam mengembangkan suatu website atau situs, bahasa pemrograman JavaScript sangat diperlukan. Sehingga situs yang Anda bangun bisa menjadi lebih sempurna, dinamis dan interaktif. Dan bila Anda ingin tahu lebih jelas program tersebut. Kali ini kami akan berikan beberapa model pembelajaran yang bisa diterapkan secara langsung.

1. Belajar Secara Otodidak

Model pembelajaran yang pertama adalah belajar secara otodidak. Saat ini dunia internet tidak pernah sepi walaupun Anda absen dalam melakukan penelusuran. Berbagai pengembang Website atau situs makin hari makin meramaikan postingan pribadinya dengan tujuan untuk memberikan informasi akurat terhadap para pembaca. Anda bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengenal lebih dalam tentang JavaScript. Belajar tanpa guru bisa meningkatkan daya pikir dan pola pikir Anda secara berkala.

Baca juga : Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

Katakan saja pada saat Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari kode pemrograman. Di saat itulah pengetahuan dan keahlian Anda bakal muncul. Sebab dari banyaknya tipe pemikiran orang, terkadang mereka menjadi pandai dalam keadaan terpaksa. Jadi mau tidak mau semua informasi wajib didapatkan. Namun kekurangannya yaitu akan menghabiskan banyak waktu dalam belajar. Uniknya jika Anda berhasil menguasainya, maka hal tersebut akan menjadikan Anda sangat bangga.

 

2. Bertanya Pada Ahlinya

Model pembelajaran yang berikutnya yaitu bertanya atau berguru pada ahlinya. Setiap orang pasti memiliki teman, nah rekan seperti itulah yang pantas untuk memberikan ulasan dan informasi terpadu tentang JavaScript. Anda bisa menggali lebih dalam bagaimana cara menjalankan program, membuat aplikasi, mengembangkan website dan lain sebagainya. Terkadang Anda harus mengeluarkan dana untuk mendapatkan informasi.

Namun masalah uang bukan hal yang penting. Karena tujuan utama Anda yaitu ingin menguasai tentang bahasa pemrograman JavaScript. Walaupun harus kursus privat atau kolektif, tentu saja kelas tersebut harus diikuti. Karena banyaknya orang yang belajar, maka Anda akan mendapatkan pengetahuan lebih tentang dunia website. Bisa jadi Anda akan pandai tanpa butuh waktu lama. Karena logikanya jika Anda semakin sering bertanya, maka semua informasi akan mudah didapatkan.

3 Model Pembelajaran JavaScript

3. Ikut Kelas Online

Dan model pembelajaran yang juga perlu diterapkan yakni mengikuti kelas online. Saat ini media daring telah menjadi pemersatu bangga. Bagaimana tidak? Sebab masa pandemi COVID-19 telah menyulap semua aktivitas perkumpulan secara tatap muka beralih pada meeting zoom. Banyak para programmer pemula yang mengikuti kelas tersebut. Karena mereka memiliki basic pekerjaan di dunia internet. Sangat wajar jika kelas online sangat perlu dijalankan.

Walaupun Anda tidak mendapatkan arahan yang maksimal, namun semua materi akan diberikan sejak tahap awal hingga akhir secara lengkap. Sekalipun Anda tidak mengenal secara umum tentang JavaScript, namun modul tersebut bisa membantu untuk dijadikan media pembelajaran yang lebih efektif. Uniknya biaya pada kelas online relatif murah dan sangat terjangkau. Jika Anda tidak memulainya dari sekarang, kapan lagi harus melakukannya?

Javascriptoo – Nah, ketiga model pembelajaran JavaScript di atas sudah membuka pola pikir Anda untuk melakukan yang terbaik demi menjadi pengembang website. Jadi semua cara harus ditempuh demi mendapatkan pengalaman dalam mempelajari salah satu bahasa pemrograman terbaik di dunia.

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript – Memiliki blog atau website merupakan suatu kewajiban bagi para programmer. Karena mereka selalu menghabiskan waktu di dunia internet sejak pagi hingga malam. Jika beberapa dari mereka termasuk kalangan pemula, maka diharuskan mengetahui macam – macam penulisan kode program JavaScript untuk menghasilkan banyak hal positif. Sebab penggunaan kode tersebut sangat penting agar bisa membangun situs ke arah yang lebih maju.

Javascriptoo – Bahasa program JavaScript mungkin sudah lama beredar di internet. Hanya saja tidak semua programmer memahaminya secara detail. Namun mengenal kode program JavaScript sangat penting sekali untuk menyuburkan masa depan website. Dan tentang jenis kode pemrograman tersebut, di bawah ini telah kami urai informasi lengkapnya.

1. Penulisan Embed
Website atau situs akan lebih baik jika memiliki tampilan yang luar biasa. Dalam ketentuan ini, penulisan Embed memang harus diperhatikan untuk menghasilkan kualitas program yang sesuai harapan. Sejatinya pemanfaatan Embed sangat penting sekali pada Tag <Script>. Hal ini bisa menambahkan kode JavaScript pada format HTML melalui Tag <Head> atau <Body>. Sangat dianjurkan untuk melakukan penambahan kode terhadap Tag <Body>. Sebab proses loading tersebut dirasa lebih cepat dari pada Tag <Head>.

2. Penulisan InLine
Struktur penulisan InLine tidak perlu rapi atau sesuai standard. Karena pastinya penulisan yang satu ini hanya memunculkan tulisan atau Text seperti Welcome to Arch, Hello atau sejenisnya tepat di bagian bawah artikel. Dalam hal ini, programmer hanya butuh banyak inspirasi untuk memberikan kesan terbaik bagi diri sendiri hingga para pengunjung. Jika penulisan tersebut terlihat sangat unik, maka hal akan membuat Anda sangat betah berinspirsi dalam bahasa pemrograman.

3. Penulisan Line
Penggunaan penulisan Line atau Eksternal Line mungkin sudah menyeluruh. Dimana format yang digunakan adalah main.js yang merupakan lokasi file JavaScript. Nantinya akan ada berbagai macam file yang terpecah dan tersimpan pada folder utama server. Ketentuan ini biasanya terjadi pada pengembang website besar seperti perusahaan ternama dan terpercaya. Namun diperlukan keahlian khusus untuk mengelola tampilkan hingga menghasilkan performa bagus.

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

4. Penulisan Huruf
Penulisan huruf pun juga demikian. Case Sensitivity tidak boleh dilewatkan agar mampu memberikan kepekaan terhadap para pengunjung website. Besar kecilnya huruf pada JavaScript akan menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Sebab tidak semua orang menilai bahwa huruf kecil sangat nyaman bagi pandangan mata, begitu pula huruf paling besar. Setidaknya memadukan beberapa variabel seperti tanggal, hari hingga tahun akan membuat tampilan website makin ergonomis.

5. Penulisan Komentar
Penulisan komentar yang ada pada JavaScript memiliki 2 gaya, yakni baris tunggal dan baris menyeluruh. Biasanya jika kita melihat setiap blog terdapat kolom komentar terbatas. Hal itu hanya akan membuat pengunjung bermain kata – kata tak lebih dari 50 karakter. Namun pada baris menyeluruh, para pengunjung bisa dengan bebas melontarkan masukan secara bebas.

6. Penulisan Karakter
Dan kode penulisan karakter biasanya tidak berlangsung sebebas pesan pada umumnya. Penggunaan Tab, Enter, Spasi dan lain – lain jarang digunakan. Sementara penggunaan tanda titik dua koma (‘;’) pun sering ditinggalkan oleh para pengguna. Banyak programmer yang lebih mengakhiri kalimat dengan tanda titik. Namun semua itu tergantung selera masing – masing pengembang website.

Seperti itulah macam – macam kode program JavaScript yang bisa kami urai pada kesempatan ini. Pada intinya mendalami informasi yang ada di berbagai sumber akan memberikan ilmu baru dalam dunia website.