Category: Program

Mengenal Javascript dalam Bahasa Komputer

Mengenal Javascript dalam Bahasa Komputer

Mengenal Javascript dalam Bahasa Komputer – Javascript merupakan bahasa pemrograman untuk pengembangan website, tujuannya agar lebih interaktif dan dinamis. Menggunakan alat ini dapat meningkatkan fungsionalitas terhadap halaman website, juga dapat membuat tools, aplikasi, atau game pada website.

Javascript mempunyai berbagai fitur, seperti orientasi objek, high level programming, loosely typed ,dan client side. Alat ini merupakan bahasa program dengan jenis interpreter, maka perlu compiler untuk bisa menjalankannya.

Tentang Javascript

Brendan Eich merupakan nama dari seorang yang mendesain Javascriptoo, ia adalah karyawan dari Netscape. Javascript ini mulai berkembang dan dikenal pada 1994, sebelumnya memiliki nama Mocha, LiveScript, Mona, dan pada akhirnya resmi memiliki nama Javascript sampai sekarang.

Versi pertama hanya digunakan oleh kalangan Netscape, lalu pada 1996 resmi memiliki nama ECMAScript, selanjutnya mengalami perkembangan pada 1998, lalu setahun kemudian mengalami pembaharuan lagi.

ECMAScript ini terus mengalami pembaharuan dan perkembangan, hingga menjadi nama Javascript. Tahun 2016 sebanyak 92% web yang digunakan telah memakai alat ini. Maka tidak heran jika alat ini terus mengalami perkembangan.

Mengapa Javascript?

Javascript merupakan salah satu alat bahasa program yang populer, pada tahun 2016 saja ada sekitar 92% yang menggunakan alat ini. Maka, tidak jarang banyak perusahaan yang telah menggunakannya untuk bahasa program mereka. Seperti Linkedin, Medium, Google, Facebook, dan Trello. Mereka menggunakan alat bahasa program salah satunya dengan Javascript.

Fungsi dari Javascript

Fungsi Javascript diantaranya untuk membuat web, agar lebih interaktif dan dinamis. Selain itu dapat digunakan juga untuk proses akan logika data, jadi fungsi alat ini bukan hanya tentang fond end saja, akan tetapi dipakai untuk back end juga. Agar lebih jelas, berikut beberapa fungsinya:

1. Menciptakan Aplikasi Mobile
Bahasa program atau alat ini juga dapat digunakan untuk membuat aplikasi mobile, pembuatannya dengan framework. Setiap alat pemrograman tentu akan memiliki framework, begitu juga dengan Javascript.  Penggunaannya biasa dilakukan untuk pembuatan ini dengan React Native. Menggunakan framework nantinya tidak harus menuliskan beberapa kode, developer cukup menulisnya satu kali saja pada android atau iOS.

Fungsi dari Javascript ini tentunya sangat memberi keuntungan, sebab tidak perlu memahami dua bahasa untuk pengembangan sistem akan operasi mobile berbeda. Jika tidak adanya React Native pada Javascript, maka perlu menguasai bahasa Kotlin Android serta Swift iOS. Biaya yang perlu dikeluarkan pun cukup mahal, hal tersebut untuk membeli equipment juga untuk sewa developer. Jadi dengan adanya Framework React Native ini dapat digunakan untuk alternatif.

2. Membuat Aplikasi Dekstop
Fungsi yang satu ini memiliki kemiripan dengan fungsi sebelumnya, akan tetapi sistem ini memerlukan framework juga. Biasanya menggunakan Proton Native yang berbasis dekstop. Hal tersebut berbeda dengan framework dari desktop yang lain, seperti Javascript.
Contohnya, AppJS, Electron, dan Nw. Js. Dari ketiga framework tersebut berbasis web, walau digunakan pada aplikasi desktop.

3. Dapat Mengembangkan Game
Javascript dapat digunakan untuk pembuatan dan pengembangan game, yaitu yang berbasis online. Jika akan mengembangkan game, dapat menggunakan pixi.js, Web Graphics Library, dan PhysicsJS.

4. Membuat Website Jadi Interaktif
Javascript dapat membuat website lebih interaktif, misalnya Google Maps akan jauh lebih menarik. Caranya dapat melakukan zoom out atau zoom in pada bagian peta. Salah satu contohnya pada tampilan website terdapat animasi, audio, atau video yang diputar.

5. Membuat Slide Presentasi
Membuat slide presentasi agar lebih menarik, bisa menggunakan alat bahasa pemrograman libraries Javascript. Seperti BespokeJS dan Reveal, untuk mendapatkan fitur yang jauh lebih lengkap dapat menggunakan BespokeJs. Bisa juga menggunakan Reveal agar tampilan jauh lebih interaktif, dengan bantuan HTML.

6. Mengembangkan Back-End Web Development
Javascript dapat digunakan untuk mengembangkan Back-End atau biasa disebut behind the scene pada website. Pengerjaan ini biasanya dibantu dengan Node.js, memiliki fungsi untuk server-side programming. Maksud Server-side disini ialah berhubungan dengan penyedia we, bukan pada pengguna.

Mengenal Javascript dalam Bahasa Komputer

Keunggulan dari Javascript

1. General Purpose
Sejalan dengan perkembangannya, maka alat ini tidak hanya dapat digunakan di client atau browser saja. Akan tetapi setelah adanya Node.js, alat ini mampu digunakan di luar browser. Maka akan mudah untuk mengembangkan back end atau server, console, mobile, game, program dekstop, loT, dan yang lainnya.

2. Bisa Dikolaborasikan
Dapat dikolaborasikan ini memberikan kemudahan untuk web developer agar mengerjakan pekerjaannya dengan cepat. Bahasa pemrograman ini dapat dikolaborasikan dengan PHP, jika terdapat kendala bisa menjalankan dengan menggunakan bahasa program Javascript.

3. Mudah Dipelajari
Bahasa pemrograman yang terdapat di Javascript terbilang cukup sederhana, maka tidak heran jika banyak penggunanya. Jika ingin memperdalam tentang bahasa ini dapat mencari referensi buku atau mencari di internet.

4. Ringan
Javascript memiliki perbedaan dengan bahasa pemrograman yang lain, terletak pada tiga tahapan, yaitu request, proses, dan respons. Jika bahasa pemrograman yang lain hanya memiliki dua langkah. Alur dari server pemrogramannya yaitu:

1. Permintaan dari klien
2. Server mudah menerima permintaan lalu mengolahnya.
3. Peramban, hasil akan dikembalikan pada klien setelah proses kedua selesai.

Jika tertarik dengan bahasa pemrograman Javascript, bisa menulis kode terlebih dahulu pada website resmi. Setelah itu dapat langsung belajar dengan otodidak atau mengikuti bootcamp.

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript – Saat ini, ada banyak situs website yang dikembangkan secara menarik agar bisa memiliki banyak pengunjung dalam website tersebut. Umumnya, website tersebut dibuat dengan menggunakan konten dinamis. Apa yang dimaksud dengan konten dinamis? Secara umum, konten dinamis adalah fitur yang membuat website tersebut bisa bergerak tanpa harus reload. Sehingga, para pengunjung website bisa menikmati konten yang ada di website tersebut. Untuk bisa membuat konten dinamis dalam sebuah website, programmer harus menggunakan bahasa pemrograman yang dikenal dengan nama JavaScript. Bahasa pemrograman ini telah banyak digunakan oleh berbagai developer untuk mengembangkan website dan aplikasi mereka. Oleh karena itu, keberadaan bahasa pemrograman JavaScript sangat dibutuhkan untuk mengembangkan sebuah website.

Secara umum, JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman yang secara khusus digunakan untuk membuat sebuah website memiliki konten dinamis. Dengan memiliki konten dinamis, maka sebuah website akan lebih menarik banyak pengunjung. JavaScript telah cukup lama dikembangkan menjadi sebuah bahasa pemrograman. Selain itu, JavaScript juga memiliki banyak aplikasi dan bisa dipadukan dengan teknologi lainnya. Lantas, bagaimana cara kerja dari bahasa pemrograman JavaScript?

Secara umum, cara kerja dari program JavaScriptoo dapat dibagi menjadi dua macam yaitu cara kerja dari sisi client dan cara kerja dari sisi server. Lantas, apakah perbedaannya? Cara kerja JavaScript dari sisi client dapat dimulai dengan membuat kode JavaScript yang dibutuhkan dalam satu halaman yang sama. Jika kode JavaScript yang dibuat benar, maka kode tersebut bisa berjalan secara otomatis. Oleh karena itu, programmer harus mengecek akurasi dari kode JavaScript yang dibuat. Cara lain untuk membuat kode bahasa pemrograman adalah dengan membuat kode tersebut secara terpisah. File kode tersebut harus disimpan dalam bentuk file .js yang nantinya akan digabungkan dengan HTML. Cara kerja JavaScript dari sisi klien sangat tergantung dengan jenis browser yang digunakan. Jika browser klien mendukung JavaScript yang dibuat, maka tampilan website akan sesuai dengan kode yang telah dibuat. Akan tetapi, jika browser dari klien tidak mendukung JavaScript yang dibuat, maka tampilan website juga akan berbeda.

Mengenal Bahasa Pemrograman JavaScript

Sementara itu, cara kerja JavaScript dari sisi server memang sedikit lebih kompleks dibandingkan dengan cara kerja JavaScript sisi klien. JavaScript menggunakan sistem non-blocking yang memungkinkan program untuk terus berlanjut dari satu perintah ke perintah yang lain. Beberapa proses bisa dijalankan bersamaan jika proses yang selanjutnya tidak mempunyai output. Kelebihan dari sistem non-blocking ini adalah pengolahan data bisa dilakukan secara lebih efektif. Sehingga, website yang dikelola dengan menggunakan JavaScript menjadi lebih menarik.

Baca juga: Apa yang Dimaksud dengan JavaScript?

Sekarang ini, ada banyak programmer yang menggunakan JavaScript sebagai bahasa pemrograman website maupun aplikasi yang dibuat. Hal ini dikarenakan berbagai macam kelebihan yang dimiliki oleh JavaScript. Salah satu kelebihan dari penggunaan JavaScript adalah bahasa pemrograman yang tergolong sederhana sehingga bisa mudah untuk dipelajari. Hal ini tentu menguntungkan bagi programmer pemula yang ingin membuat konten website menarik dengan bahasa pemrograman yang relatif sederhana. Kelebihan yang kedua jari JavaScript adalah menurunkan beban server saat operasi website. Hal ini dikarenakan browser klien akan secara otomatis mengunduh script yang sudah dibuat. Sedangkan server menggunakan sistem non-blocking yang lebih otomatis. Kelebihan lainnya adalah JavaScript lebih fleksibel untuk digunakan pada aplikasi maupun website. Bahkan JavaScript juga bisa digunakan untuk membuat game dengan basis browser.

Apa yang Dimaksud dengan JavaScript?

 

Apa yang Dimaksud dengan JavaScrip

Apa yang Dimaksud dengan JavaScript? – Saat ini, bidang teknologi informasi menjadi salah satu bidang yang paling berkembang pesat. Hal ini dikarenakan banyaknya ahli di bidang teknologi informasi memperbarui sistem yang sudah ada dan menyempurnakan sistem tersebut sehingga dapat digunakan untuk berbagai macam hal. Hasilnya aktivitas yang dilakukan oleh masyarakat menjadi lebih mudah dilakukan. Salah satu aspek dari bidang teknologi yang berkembang pesat adalah pemrograman pada komputer dan internet. Pemrograman komputer dan internet dapat membantu masyarakat dalam menyimpan data maupun mengolah data. Oleh karena itu, perkembangan teknologi informasi terutama dalam bidang pemrograman komputer sangatlah penting. Untuk bisa membuat sebuah program komputer yang dapat berjalan dengan baik, keberadaan bahasa pemrograman sangatlah penting. Secara umum, bahasa pemrograman komputer disebut dengan Javascript. Apa itu JavaScript?

JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman komputer yang digunakan pada sebuah situs website. Tujuan utama dari JavaScript adalah konten yang ada pada website tersebut bisa dijalankan secara dinamis. Kata dinamis berarti konten yang dibuat dapat berubah secara otomatis dalam satu halaman tanpa perlu dimuat ulang. Sebagai contoh ketika seseorang menekan tombol love pada media sosial. Maka tindakan tersebut akan memunculkan pergerakan dinamis dari konten tersebut. Pada awalnya, JavaScript adalah sebuah bahasa pemrograman komputer yang hanya bisa bekerja pada sisi klien saja. Akan tetapi, saat ini JavaScript dapat bekerja dengan dua sisi.

Lantas apa saja fungsi dari JavaScript pada bahasa pemrograman komputer? JavaScript yang diterapkan sebagai bagian bahasa pemrograman komputer memiliki berbagai macam fungsi. Salah satunya adalah menjadikan website yang dibuat menjadi lebih menarik. Hal ini dikarenakan website menjadi lebih dinamis atau bergerak. Sebuah konten website yang bisa bergerak secara otomatis tentu akan menjadi lebih menarik. Sehingga, banyak orang yang akan lebih sering mengunjungi website tersebut. Fungsi yang lain dari JavaScript adalah untuk membuat aplikasi mobile yang lebih adaptif di semua sistem. JavaScript dapat diterapkan dalam sebuah mobile API dengan tujuan pembuatan aplikasi mobile. Selain itu, banyak ahli teknologi informasi yang membuat aplikasi dalam dua sistem operasi seperti Android dan iOS. Mereka memanfaatkan adanya framework JavaScript yang didesain khusus untuk aplikasi mobile.

Apa yang Dimaksud dengan JavaScript

Fungsi lain dari JavaScript adalah untuk mengembangkan game yang memiliki basis di web browser. Sebuah game tentu membutuhkan konten dinamis yang bergerak terus menerus tanpa harus reload. Dengan menggunakan JavaScript, sebuah game yang memiliki basis di web browser dapat dibuat. Umumnya, game tersebut merupakan sebuah game online sehingga perlu adanya jaringan internet untuk bisa menjalankan game tersebut. Akan tetapi, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan saat membuat game berbasis browser dengan menggunakan JavaScript. Salah satunya adalah JavaScript harus dikombinasikan dengan menggunakan HTML5. Hal ini dilakukan agar game berbasis browser tersebut dapat menjadi lebih menarik. Selain itu, game berbasis browser dengan JavaScript bisa menambahkan Framework JavaScript yang memang didesain khusus untuk game. Dengan menggunakan framework tersebut, game yang dibuat akan menjadi lebih menarik.

Baca juga : Mengenal Tentang Pemrograman JavaScript Untuk Pemula

Mengingat pentingnya fungsi dan peranan JavaScript, tentunya seseorang yang ingin membuat sebuah konten website dengan gaya yang dinamis perlu memahami bahasa pemrograman JavaScript tersebut. Ada beberapa hal yang bisa dilakukan seperti belajar bahasa pemrograman JavaScript mulai dari yang sederhana. Ada banyak tutorial tentang bahasa pemrograman JavaScript yang bisa diikuti untuk latihan.

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java – Pernahkah Anda mendengar tentang istilah Java sebelumnya? Yah, Java merupakan bahasa pemrograman yang muncul pada tahun 1990 dan dikembangkan oleh insinyur Sun, James Gosling. Java dikenal sebagai program yang mampu mengolah pengoperasian peralatan pintar. Akan tetapi era baru telah memunculkan rilis terbaru seperti JavaScript. Kehadiran JS semakin meyakinkan para programmer untuk memamerkan berbagai macam keahliannya.

Selama ini dunia internet telah mengupas secara dalam tentang peluncuran Java dan JavaScript. Akan tetapi tidak semua pecinta website hingga programmer ternama masih belum mengenal lebih luas tentang keduanya. Beberapa tahun lalu, berbagai pengembang website mulai mencari cara untuk bisa membangun situs utamanya menjadi lebih interaktif dan dinamis. Sehingga mereka lebih mengutamakan penggunaan bahasa pemrograman JavaScript.

Kira – kira seperti apa keunggulan JavaScript dan Java? Dimana kedua bahasa pemrograman itu sering membingungkan para programmer dalam memulai pekerjaan. Nah informasi berikut ini akan membahas secara tuntas 5 perbedaan antara keduanya, antara lain;

1. Aplikasi
Salah satu hal yang membedakan antara JavaScript dan Java yaitu bisa dilihat dari aplikasi yang berjalan. Dulunya Java selalu bergerak di bidang aplikasi Mobile. Di saat itu terdapat beberapa jenis game hingga aplikasi yang terlihat menarik dan menyita sejumlah kalangan. Sementara JavaScript merupakan program yang bergerak di bidang komputerisasi, lebih tepatnya pada website atau situs. Dalam sejarahnya, JS hanya berfungsi sebagai Front-End. Namun kini JS berguna sebagai penggerak Back-End di setiap situs.

2. Kompilasi
Perbedaan yang lainnya yaitu Java merupakan salah satu bahasa pemrograman yang dapat diketahui pada saat kompilasi. Dimana compiled language yang dimilikinya berbagai perubahan yang memerlukan banyak proses sejak tahap awal. Tentu saja hal tersebut tampak mengesankan para programmer. Sedangkan JavaScript merupakan bahasa Script. Pemrograman JS bisa dilihat ketika memasuki masa runtime. Sehingga para programmer tidak perlu menunggu masa kompilasi untuk melakukan eksekusi kode program.

Baca juga : Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui

3. Eksekusi
Proses eksekusi yang terdapat pada Java hanya bisa dilakukan menggunakan Java Virtual Machine (JVM). Kemudian para pengembang website bisa mengetahui hasil yang diberikan. Beda halnya dengan JavaScript, pemrograman ini tidak perlu menggunakan JVM, melainkan web browser. Uniknya lagi, berbagai macam web browser bisa melihat secara jelas semua pengecekan yang berlangsung pada JS. Sehingga hal ini memperlancar agenda kerja para programmer.

5 Perbedaan yang Mencolok Antara JavaScript dan Java

4. Penulisan
Pada aturan penulisan, Java dinilai lebih rumit. Karena setiap pengembang atau programmer harus benar – benar mahir dalam mencerna kode program. Salah sedikit saja, maka hasil yang mereka tampilkan tidak berbuah maksimal. Sedangkan aturan penulisan pada JavaScript dinyatakan lebih sederhana dan mudah. Para pemula bisa mempelajari hal tersebut tanpa memerlukan wejangan para ahli. Jadi mereka cukup menguasai Object Oriented Programming (OOT).

5. Skalabilitas
Dari sisi skalabilitas, Java bisa jadi lebih unggul dalam segalanya. Menariknya, Java memiliki berbagai pekerjaan penting pada kapasitas yang sama. Dimana istilah tersebut dikenal sebagai “Multi Thread”. Sehingga faktor untuk mengembangkan website semakin maju. Lain halnya dengan JavaScript, bahasa pemrograman ini cukup menjalankan satu pekerjaan pada satu memory yang disebut sebagai “Single Thread”. Sehingga tingkat idealnya masih kurang memadai.

Kesimpulan
Javascriptoo – Jika ditarik kesimpulannya, JavaScript dan Java memang sangat berbeda. Sebab masa kejayaan Java telah muncul sejak lama. Namun JavaScript telah banyak digunakan oleh para programmer untuk menghasilkan sejumlah tampilan, fitur, aplikasi, game dan lain sebagainya.

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui – Sudah menjadi fakta apabila program JavaScript sering digunakan oleh kalangan developer hingga programmer. Pada awalnya, mereka hanya berkutat dengan Java. Di saat itu, program tersebut tidak memiliki berbagai macam fitur yang memungkinkan pengembang website mendapatkan jaminan untuk terus berkarya. Di era modern, JS telah muncul untuk memastikan semua agenda pemrograman berjalan lancar.

Sangat banyak sekali kelebihan yang dimiliki program JavaScript bagi setiap programmer dan juga para pengembang situs. Nantinya mereka pun bisa mengitari tampilan situs yang awalnya tidak dinamis menjadi lebih proporsional. Saat itulah website yang dibangun semakin berkembang secara luas. JS memiliki beberapa kelebihan yang patut diketahui. Dan uraian di bawah ini akan coba untuk membeberkan semuanya, antara lain;

1. Sangat Fleksibel
Kelebihan yang paling utama yaitu JavaScript sangat fleksibel pada saat digunakan. Dulunya program tersebut hanya bisa diakses oleh para Client (Browser). Akan tetapi sejak kemunculan Node.js, maka JavaScript bisa digunakan bagi semua pihak. Alhasil Anda pun berkesempatan besar untuk menjadi pengembang Game, IoT, Mobile, Desktop Program, Console, Back-End (Server) dan lain sebagainya. Karena tingkat fleksibilitas program tersebut memungkinkan para pengguna untuk tetap memberikan berbagai macam inspirasi.

2. Mudah Dioperasikan
Berbagai bahasa pemrograman memiliki tingkat kesulitan yang bervariasi. Namun mempelajari JavaScript tidak perlu menghabiskan waktu lama. Kalangan programmer pemula saja bisa langsung mahir karena bahasa program tersebut sangat mudah dioperasikan. JS tidak memerlukan skill yang matang dan pengalaman yang banyak. Namun dibutuhkan keseriusan tingkat tinggi agar bisa menguasainya dengan cepat dan praktis. Dalam tahap awal, programmer hanya perlu bermain – main semua istilah. Nantinya pun mereka akan mendalami bagaimana cara penggunaannya secara benar.

Baca juga : 3 Model Pembelajaran JavaScript

Kelebihan Program JavaScript yang Patut Diketahui 2

3. Dinamis dan Interaktif
Dalam dunia pemrograman, JavaScript telah menjadi salah satu bahasan pemrograman yang sangat dinamis dan interaktif. Hal tersebutlah yang mampu menggugah para seniman komputer untuk mengembangkan keahliannya. Beberapa tahun silam, website basisnya masih belum dikenali atau tidak memiliki kepastian. Jadi setiap Client sangat terbatas dalam melakukan penelusuran. Namun di era modern, tingkat statis pada Browser tersebut semakin memudahkan semua kalangan untuk tetap menggerakkan pemrograman tanpa batas.

4. Berkeuntungan Besar
Semua programmer memiliki cita – cita menjadi seorang Startup. Selain memiliki ilmu pengetahuan yang tinggi terhadap JavaScript, mereka pun akan diganjar dengan gaji yang menggiurkan. Banyak perusahaan yang mencari Startup paling handal dan profesional. Faktanya, JS termasuk pemberi gaji keempat sejak tahun 2018. Diketahui bahwa di tahun itu pemasukan para developer Google yang didapatkan adalah 105,514 Dollar AS. Dan tentunya semakin tinggi level pemrograman, maka semakin besar keuntungan yang diraih.

5. Komunitas Terjamin
Dan kelebihan program JavaScript lainnya yaitu memiliki komunitas yang sangat terjamin. Tak heran jika dari tahun ke tahun telah muncul jutaan developer profesional. Banyak komunitas yang selalu terjun langsung dalam memajukan website. Bisa kita lihat yang sering terjadi pada saat website mengalami Bug, Lag dan lain – lain. Memanfaatkan komunitas atau grup akan memudahkan untuk menemukan solusi terbaik. Di satu sisi, jual beli pikiran pun juga akan tersaji. Sehingga masa depan programmer jadi lebih menjanjikan.

Javascriptoo – Kelima kelebihan program JavaScript tadi sudah cukup meyakinkan para programmer untuk terus meningkatkan keahlian yang dimilikinya. Bukan tidak mungkin jika akan datang keuntungan lain apabila menguasai bahasa program tersebut.

3 Model Pembelajaran JavaScript

3 Model Pembelajaran JavaScript

3 Model Pembelajaran JavaScript – Bahasa pemrograman JavaScript telah menjadi viral sejak beberapa programmer meninggalkan Java. Karena keunggulan Java hanya berkutat pada Mobile saja. Sementara JS bisa mencakup semuanya. Apalagi saat ini banyak kalangan yang gemar menggunakan komputer dengan media utamanya. Jadi Anda bisa mendapatkan yang terbaik ketika memilih JavaScript sebagai bahasa pemrograman.

Dalam mengembangkan suatu website atau situs, bahasa pemrograman JavaScript sangat diperlukan. Sehingga situs yang Anda bangun bisa menjadi lebih sempurna, dinamis dan interaktif. Dan bila Anda ingin tahu lebih jelas program tersebut. Kali ini kami akan berikan beberapa model pembelajaran yang bisa diterapkan secara langsung.

1. Belajar Secara Otodidak

Model pembelajaran yang pertama adalah belajar secara otodidak. Saat ini dunia internet tidak pernah sepi walaupun Anda absen dalam melakukan penelusuran. Berbagai pengembang Website atau situs makin hari makin meramaikan postingan pribadinya dengan tujuan untuk memberikan informasi akurat terhadap para pembaca. Anda bisa memanfaatkan momen tersebut untuk mengenal lebih dalam tentang JavaScript. Belajar tanpa guru bisa meningkatkan daya pikir dan pola pikir Anda secara berkala.

Baca juga : Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

Katakan saja pada saat Anda mengalami kesulitan dalam mempelajari kode pemrograman. Di saat itulah pengetahuan dan keahlian Anda bakal muncul. Sebab dari banyaknya tipe pemikiran orang, terkadang mereka menjadi pandai dalam keadaan terpaksa. Jadi mau tidak mau semua informasi wajib didapatkan. Namun kekurangannya yaitu akan menghabiskan banyak waktu dalam belajar. Uniknya jika Anda berhasil menguasainya, maka hal tersebut akan menjadikan Anda sangat bangga.

 

2. Bertanya Pada Ahlinya

Model pembelajaran yang berikutnya yaitu bertanya atau berguru pada ahlinya. Setiap orang pasti memiliki teman, nah rekan seperti itulah yang pantas untuk memberikan ulasan dan informasi terpadu tentang JavaScript. Anda bisa menggali lebih dalam bagaimana cara menjalankan program, membuat aplikasi, mengembangkan website dan lain sebagainya. Terkadang Anda harus mengeluarkan dana untuk mendapatkan informasi.

Namun masalah uang bukan hal yang penting. Karena tujuan utama Anda yaitu ingin menguasai tentang bahasa pemrograman JavaScript. Walaupun harus kursus privat atau kolektif, tentu saja kelas tersebut harus diikuti. Karena banyaknya orang yang belajar, maka Anda akan mendapatkan pengetahuan lebih tentang dunia website. Bisa jadi Anda akan pandai tanpa butuh waktu lama. Karena logikanya jika Anda semakin sering bertanya, maka semua informasi akan mudah didapatkan.

3 Model Pembelajaran JavaScript

3. Ikut Kelas Online

Dan model pembelajaran yang juga perlu diterapkan yakni mengikuti kelas online. Saat ini media daring telah menjadi pemersatu bangga. Bagaimana tidak? Sebab masa pandemi COVID-19 telah menyulap semua aktivitas perkumpulan secara tatap muka beralih pada meeting zoom. Banyak para programmer pemula yang mengikuti kelas tersebut. Karena mereka memiliki basic pekerjaan di dunia internet. Sangat wajar jika kelas online sangat perlu dijalankan.

Walaupun Anda tidak mendapatkan arahan yang maksimal, namun semua materi akan diberikan sejak tahap awal hingga akhir secara lengkap. Sekalipun Anda tidak mengenal secara umum tentang JavaScript, namun modul tersebut bisa membantu untuk dijadikan media pembelajaran yang lebih efektif. Uniknya biaya pada kelas online relatif murah dan sangat terjangkau. Jika Anda tidak memulainya dari sekarang, kapan lagi harus melakukannya?

Javascriptoo – Nah, ketiga model pembelajaran JavaScript di atas sudah membuka pola pikir Anda untuk melakukan yang terbaik demi menjadi pengembang website. Jadi semua cara harus ditempuh demi mendapatkan pengalaman dalam mempelajari salah satu bahasa pemrograman terbaik di dunia.

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript – Memiliki blog atau website merupakan suatu kewajiban bagi para programmer. Karena mereka selalu menghabiskan waktu di dunia internet sejak pagi hingga malam. Jika beberapa dari mereka termasuk kalangan pemula, maka diharuskan mengetahui macam – macam penulisan kode program JavaScript untuk menghasilkan banyak hal positif. Sebab penggunaan kode tersebut sangat penting agar bisa membangun situs ke arah yang lebih maju.

Javascriptoo – Bahasa program JavaScript mungkin sudah lama beredar di internet. Hanya saja tidak semua programmer memahaminya secara detail. Namun mengenal kode program JavaScript sangat penting sekali untuk menyuburkan masa depan website. Dan tentang jenis kode pemrograman tersebut, di bawah ini telah kami urai informasi lengkapnya.

1. Penulisan Embed
Website atau situs akan lebih baik jika memiliki tampilan yang luar biasa. Dalam ketentuan ini, penulisan Embed memang harus diperhatikan untuk menghasilkan kualitas program yang sesuai harapan. Sejatinya pemanfaatan Embed sangat penting sekali pada Tag <Script>. Hal ini bisa menambahkan kode JavaScript pada format HTML melalui Tag <Head> atau <Body>. Sangat dianjurkan untuk melakukan penambahan kode terhadap Tag <Body>. Sebab proses loading tersebut dirasa lebih cepat dari pada Tag <Head>.

2. Penulisan InLine
Struktur penulisan InLine tidak perlu rapi atau sesuai standard. Karena pastinya penulisan yang satu ini hanya memunculkan tulisan atau Text seperti Welcome to Arch, Hello atau sejenisnya tepat di bagian bawah artikel. Dalam hal ini, programmer hanya butuh banyak inspirasi untuk memberikan kesan terbaik bagi diri sendiri hingga para pengunjung. Jika penulisan tersebut terlihat sangat unik, maka hal akan membuat Anda sangat betah berinspirsi dalam bahasa pemrograman.

3. Penulisan Line
Penggunaan penulisan Line atau Eksternal Line mungkin sudah menyeluruh. Dimana format yang digunakan adalah main.js yang merupakan lokasi file JavaScript. Nantinya akan ada berbagai macam file yang terpecah dan tersimpan pada folder utama server. Ketentuan ini biasanya terjadi pada pengembang website besar seperti perusahaan ternama dan terpercaya. Namun diperlukan keahlian khusus untuk mengelola tampilkan hingga menghasilkan performa bagus.

Macam – Macam Penulisan Kode Program JavaScript

4. Penulisan Huruf
Penulisan huruf pun juga demikian. Case Sensitivity tidak boleh dilewatkan agar mampu memberikan kepekaan terhadap para pengunjung website. Besar kecilnya huruf pada JavaScript akan menjadi masalah besar jika tidak ditangani dengan baik. Sebab tidak semua orang menilai bahwa huruf kecil sangat nyaman bagi pandangan mata, begitu pula huruf paling besar. Setidaknya memadukan beberapa variabel seperti tanggal, hari hingga tahun akan membuat tampilan website makin ergonomis.

5. Penulisan Komentar
Penulisan komentar yang ada pada JavaScript memiliki 2 gaya, yakni baris tunggal dan baris menyeluruh. Biasanya jika kita melihat setiap blog terdapat kolom komentar terbatas. Hal itu hanya akan membuat pengunjung bermain kata – kata tak lebih dari 50 karakter. Namun pada baris menyeluruh, para pengunjung bisa dengan bebas melontarkan masukan secara bebas.

6. Penulisan Karakter
Dan kode penulisan karakter biasanya tidak berlangsung sebebas pesan pada umumnya. Penggunaan Tab, Enter, Spasi dan lain – lain jarang digunakan. Sementara penggunaan tanda titik dua koma (‘;’) pun sering ditinggalkan oleh para pengguna. Banyak programmer yang lebih mengakhiri kalimat dengan tanda titik. Namun semua itu tergantung selera masing – masing pengembang website.

Seperti itulah macam – macam kode program JavaScript yang bisa kami urai pada kesempatan ini. Pada intinya mendalami informasi yang ada di berbagai sumber akan memberikan ilmu baru dalam dunia website.